Operator Siap Bantu Program Pitalebar Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Program Rencana Pitalebar Indonesia (RPI) yang bertujuan membangun koneksi internet kecepatan tinggi di seluruh Nusantara dalam periode waktu 2015 hingga 2019 mendapatkan dukungan dari operator telekomunikasi Tanah Air.

Plt. Direktur Utama Telkom Indra Utoyo, misalnya, mengatakan bahwa pihaknya telah memasukkan program RPI dalam rencana bisnis 2015. Dari belanja modal 2015 Telkom sebesar Rp 20 triliun, dana sebanyak Rp 1,7 triliun akan dialokasikan untuk mendukung RPI.

“Kami siap membangun, asalkan ada insentif dan dukungan dari pemerintah,” kata Indra usai acara forum diskusi Indotelko di Balai Kartini, Jakarta, (11/12/2014). 

Dia menambahkan bawa operator telekomunikasi memiliki peranan besar dalam RPI sebagai pendukung akses, backbone, dan konten untuk menjalankan ekosistem.

Di samping Telkom, operator seluler XL Axiata juga menyatakan kesiapannya mendukung RPI. “Kami siap support dengan pembangunan 3G dan 4G di area-area yang padat, juga kabel fiber optik,” kata Presiden Direktur XL Axiata Hasnul Suhaimi.

RPI diperkirakan bakal membutuhkan biaya sebesar Rp 278 triliun. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengaku belum menentukan pembagian biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah dan operator telekomunikasi.

“Pemerintah harus drive apakah insentif operator, atau kerjasama swasta dengan pemerintah, atau dari APBN,” ujar Rudiantara.

Rudiantara berharap RPI bisa memberikan akses internet berkecepatan tinggi untuk semua warga Indonesia, paling tidak sebesar 1 Mbps untuk akses mobile, terutama untuk wilayah Indonesia Timur yang disebutnya membutuhkan dukungan dari segi backbone

Adapun penetrasi fixed broadband di gedung-gedung daerah perkantoran diharapkan bisa mencapai 100 persen dengan kecepatan koneksi sebesar 1 Gbps.

Related Posts:

0 Response to "Operator Siap Bantu Program Pitalebar Indonesia"

Posting Komentar