Sinyal XL, 5 Meter Masuk Rumah Masih "Tiga Bar"

JAKARTA, KOMPAS.com - XL Axiata telah selesai melakukan program transformasi jaringan untuk meningkatkan kualitas layanannya di berbagai daerah. Salah satu sasaran tranformasi jaringan ini adalah peningkatan sinyal dalam ruangan.

"Ini balik ke desain jaringannya. Dulu ke voice dan SMS, tapi sekarang data. Selain itu sekarang ada kebutuhan untuk indoor, karena biasanya orang bangun tidur langsung buka internet," kata Direktur Managemen Service XL Axiata Ongki Kurniawan  saat membuka acara Media Gathering XL, di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (25/2/2015).

"Kita desain supaya sinyal XL bisa masuk lima meter ke dalam rumah, itu masih ada tiga bar," imbuhnya.

Kota-kota yang telah menggelar transformasi jaringan adalah Jakarta, Bogor, Surabaya dan Malang pada 2013 lalu. Dilanjutkan pada 2014, XL menerapkannya di kota Bandung dan Denpasar. 

"Denpasar sudah selesai. Bandung masih ongoing sampai kira-kira April atau Mei," ujar Ongki.

Ongki mengatakan, "Berikutnya akan expand ke 10 kota lain pada tahun ini." Kota-kota besar di luar Pulau Jawa yang akan mendapat peningkatan kualitas layanan ini adalah Medan, Palembang, Makassar, Banjarmasin dan Mataram. 

Sedangkan kota di Pulau Jawa yang jadi prioritas adalah Serang, Pandeglang, Semarang, Yogyakarta, dan Sidoarjo.

Transformasi jaringan adalah desain ulang serta pembaruan komponen jaringan dengan teknologi baru. Pada transformasi ini, tujuannya adalah mengoptimalkan layanan data karena desain sebelumnya dioptimalkan untuk layanan suara dan pesan singkat.

Transformasi jaringan pada kurun 2013-2014 tersebut dilakukan bekerjasama dengan vendor Ericsson dan Huawei. Berbeda halnya dengan rencana transformasi untuk 10 kota berikutnya yang akan dikerjakan oleh XL sendiri.

Related Posts:

16 Juta Perangkat Mobile Terjangkit Malware pada 2014

KOMPAS.com - Semakin banyak perangkat mobile infeksi malware. Sepanjang 2014, laporan Alcatel-Lucent yang dirangkum KompasTekno dari ZDNet, Selasa (17/2/2015) menyebutkan bahwa angka infeksi program jahat di gadget mobile meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, sebanyak 0,68 persen perangkat mobile di seluruh dunia diperkirakan terinfeksi malware.Ini berarti sekitar 16 juta gadget di seluruh dunia telah menjadi korban program-program jahat.

Alcatel-Luccent menjelaskan bahwa sebagian besar malware mobile menyasar sistem operasi Android. Kurang dari 1 persen infeksi malware berasal dari ponsel iPhone dan BlackBerry.
Alcatel-Lucent
Perbandingan angka infeksi perangkat Android dan Windows kini sudah berimbang, menurut Alcatel-Lucent
Angka serangan malware yang menimpa platform Android kini tercatat sudah menandingi infeksi pada Windows, dengan angka perbandingan mencapai 50:50.

Mengenai kategorinya, Alcatel-Lucent mencatat pertumbuhan malware tipe spyware. Sebanyak enam dari 20 malware teratas berasal dari jenis ini.

Spyware biasanya menyerang perangkat mobile dengan tujuan memata-matai pengguna.

Tipe program jahat tersebut bisa melacak lokasi ponsel, memonitor panggulan masuk dan keluar, mengintip pesan teks dan e-mail, serta merekam aktivitas browsing di internet.

Related Posts:

Pantau dan Laporkan Banjir Lewat Situs Siagabanjir

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur Jakarta sejak Minggu (8/2/2015) malam hingga Senin (9/2/2015) pagi menimbulkan genangan air di beberapa tempat. 

Lokasi-lokasi genangan air tersebut bisa dipantau melalui situs siagabanjir.org/peta. Menurut pantauan KompasTekno, sejumlah warga melaporkan genangan air yang merata di seluruh area Jakarta.

Titik-titik lokasi banjir terkonsentrasi di area Jakarta Utara, Pusat, dan Timur.

"#Banjir jalan mangga 11 kedalaman air 30cm, saluran air harus di gali lebih dalam lagi kalau perlu 3m kedalam," demikian laporan akun Twitter @papoiibear yang bisa dilihat di situs tersebut.

Siagabanjir.org adalah peta informasi banjir real-time yang dikembangkan oleh Fauzan Helmi Sudaryanto dkk.

Menurut Fauzan, semua orang bisa berkontribusi menginformasikan lokasi-lokasi genangan air di Jakarta melalui Twitter dengan tagar #SiagaBanjir. Tweet tersebut nantinya akan muncul di peta yang digunakan oleh situs siagabanjir.org/peta

Postingan di Twitter bisa disertai dengan foto agar kondisi banjir bisa dilihat oleh pengakses siagabanjir.org.

Kepada KompasTekno, Fauzan menuturkan bahwa pengguna harus mengaktifkan fitur Geo Location dalam akun Twitter-nya agar lokasi banjir terdeteksi.

"Kalau mau akurat, orang harus menyalakan Geo Location dalam tweet," ujarnya.

Namun, menurut Fauzan, kebanyakan orang di Indonesia enggan menyalakan fitur ini. Sebagai kompensasinya, pengguna yang melaporkan status banjir bisa menuliskan lokasi yang dimaksud di dalam kicauannya.

Saat ini, peta informasi real-time itu bisa diakses melalui komputer desktop atau gadget mobile.

Related Posts:

Google Ungkap Harga Android One di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Smartphone Android One dari Google dipastikan hadir di Indonesia melalui tiga vendor lokal. Ponsel Android One dari Evercoss mengusung produk bernama One X, Mito dengan Impact, sementara Nexian dengan Journey.

Sebagai proyek ponsel murah, Android One dijanjikan akan dipasarkan dengan harga terjangkau.

Menurut keterangan resmi dari Google, harga jual ponsel Android One di Indonesia akan kurang dari Rp 1,4 juta. Dengan demikian, ketiga model Android One yang akan dipasarkan di Indonesia pada  pada kisaran harga tersebut.

Ketiga vendor lokal diketahui sedang mempersiapkan acara peluncuran smartphoneAndroid One masing-masing dalam waktu hampir bersamaan pada Rabu ini dan Kamis (5/2/2015) besok.

Trio ponsel Android One Indonesia akan mengusung hardware dan sistem operasi yang sama, Android 5.1 Lollipop.

Ketiganya menggunakan layar layar 4,5 inci dan dibekali prosesor quad-core 1,3 GHz, RAM 1 GB, memori internal 8 GB dengan opsi upgrade via MicroSD, dual microSIM, baterai 1.700 mAh, kamera depan 5 MP, dan kamera depan 2 MP.

Dari situs resmi Android One menyebutkan bahwa Telkomsel yang akn menyediakan paket bundling SIM card untuk Android One dengan keuntungan download gratis dari Google Play Store hingga 200 MB per bulan.

Android One adalah program penyediaan ponsel terjangkau dari Google yang ditujukan untuk negara berkembang. Pabrikan ponsel rekanan Google bisa menggunakan rancangan dasar smartphone Android One untuk membuat produk masing-masing.

Related Posts:

Acer Belum Minat Garap Smartphone Mahal

KOMPAS.com - Dibanding vendor-vendor lain, gaung smartphone besutan Acer relatif belum terlalu terdengar di dunia mobile.
 
Namun, menurut CEO Acer Jason Chen sebagaimana dikutip Kompas Tekno dariDigiTimes, Senin (26/1/2015),  pabrikan asal Taiwan ini bertekad makin “serius” dan mencari peluang baru di pasaran.
 
Chen, misalnya, mengungkapkan bahwa Acer berencana memperkenalkan sejumlahsmartphone berbasis OS Windows pada ajang Mobile World Congress 2015 yang akan berlangsung di Barcelona, Spanyol, Maret mendatang.
 
Dalam ajang internasional tersebut, Acer akan didukung oleh para pemasok komponen seperti Quanta, Compal, WInstron, dan Pegatron.
 
Acer disebutnya bakal mendorong penjualan smartphone ke lebih banyak negara. Adapun mengenai segmen pasar yang ditarget, perusahaan itu bakal tetap fokus pada pasaranentry level.
 
Chen mengatakan sejauh ini Acer belum memiliki rencana untuk melebarkan sayap ke segmen pasar lain dengan merilis produk high-end.
 
Dia turut mengungkap bahwa Acer belakangan didekati oleh sebuah pabrikan smartphone besar yang berminat membeli bisnis perangkat perusahaan tersebut. Namun, meski tidak menampik kemungkinan akusisi, Chen menyatakan pihaknya bakal terus aktif di bisnis smartphone seperti biasa.

Related Posts:

Masih Ada Kesempatan Miliki Google Glass

KOMPAS.com — Google secara resmi telah menghentikan penjualan produk kacamata pintarnya, Google Glass, mulai Senin (19/1/2015). Setelah itu, produk yang dibanderol dengan harga 1.500 dollar AS atau sekitar Rp 18 juta tersebut tak akan diproduksi lagi.

Namun, masih ada kesempatan jika ingin memiliki Google Glass, yakni melalui situs tokoonline, seperti eBay, Swappa, atau Craiglist. Sayangnya, kebanyakan yang dijual di sana bukan produk Google Glass baru, melainkan yang sudah pernah digunakan.

Jika bersabar sedikit, Google Glass berencana melakukan gebrakan yang kabarnya akan diluncurkan pada akhir tahun ini.

Sebagaimana dilaporkan PhoneArena dan dikutip KompasTekno, Google Glass tak akan selamanya punah dari peradaban.

Raksasa teknologi Google saat ini sedang menggodok inovasi baru sebelum benar-benar siap meluncurkan kembali Google Glass generasi baru dengan berbagai perbaikan.

Seperti diketahui, Google Glass ramai diperbincangkan pada awal tahun 2013. Sejak kemunculannya, kacamata pintar tersebut menuai banyak pujian sekaligus kritik. Hal-hal yang menjadi kritik utama Google Glass berkaitan dengan privasi dan fleksibilitas kacamata tersebut.

Walau produksinya dihentikan sementara, siapa pun yang telah memiliki Google Glass tak perlu khawatir. Kacamata pintar itu tetap bisa digunakan. Hanya saja, peranti lunak di dalamnya tidak akan mengalami pemutakhiran.

Related Posts:

iOS 8.2 Sudah Dukung Apple Watch

KOMPAS.com - Pembaruan (update) iOS 8.2 versi beta membawa kejutan menarik. Dari dalam sistem operasi yang masih uji coba itu ditemukan dukungan untuk Apple Watch. Padahal, Apple Watch yang dimaksud masih belum diluncurkan ke konsumennya.

Bocoran ini menunjukkan sebuah panel berisi instruksi untuk menghubungkan iPhone dengan Apple Watch. Artinya, Apple Watch nantinya akan dibekali aplikasi khusus yang berfungsi untuk mengatur dan mengendalikan smartwatch tersebut.

Detilnya, pengguna Apple Watch akan mengunduh aplikasi untuk smartwatch-nya melalui iPhone. 

Apple juga mengatur agar kebutuhan komputasi smartwatch tersebut bisa dibagikan ke iPhone pengguna. Cara ini akan membuat Apple Watch lebih hemat daya baterai.

Sumber dari 9to5mac, seperti dikutip KompasTekno, Selasa (13/1/2015) menyebutkan bahwa smartwatch itu akan mulai dijual pada Maret mendatang. Apple pun telah menyiapkan pelatihan karyawan bertema Apple Watch. Rencananya pelatihan itu akan dilaksanakan pada pertengahan Februari 2015.

Aplikasi Apple Watch tersebut belum dapat diakses oleh konsumen, meski mereka memakai iOS 8.2 beta. Namun, tampaknya Apple berniat menyematkannya langsung ke dalam iOS 8.2 versi final. 

Apple Watch hanya bisa berpasangan dengan iPhone 5 ke atas. Rencananya akan dibanderol seharga 349 dollar AS atau sekitar Rp 4,4 juta.

Related Posts:

Samsung Rilis SSD Eksternal Seukuran Kartu Nama

KOMPAS.com - Produsen elektronik Korea, Samsung memperkenalkan perangkat penyimpanan solid state drive (SSD) eksternal di ajang Consumer Electronics Show 2015 di Las Vegas, AS, pada Senin (5/1/2014).

SSD eksternal yang diberi nama Portable SSD T1 tersebut memiliki kapasitas penyimpanan hingga 1 Terabyte. Dengan ukuran yang mini, dimensinya hanya sebesar rata-rata ukuran kartu nama, yaitu 5 x 7 cm dengan bobot sekitar 25 gram.

Namun, walau berukuran kecil, SSD eksternal tersebut selain berkapasitas besar di kelasnya juga bisa mentransfer data dalam kecepatan tinggi.

Samsung mengklaim pengguna bisa mentransfer bermacam file dari bermacam perangkat ke Portable SSD T1 atau sebaliknya, dengan kecepatan tiga kali dari rata-rata kecepatan drive eksternal saat ini.

Kecepatan rata-ratanya diklaim Samsung mencapai 450 megabyte per detik. Antarmuka USB 3.0 yang digunakan juga disebut bebas dari bottleneck dengan dukungan kecepatan antarmuka 5 GB per detik.

Selain itu, Samsung juga menambahkan fitur keamanan dalam SSD eksternalnya tersebut, seperti perlindungan dengan password, software keamanan, serta dukungan enkripsi data AES 256-bit.

Dikutip KompasTekno dari Mashable, Senin (5/1/2014), SSD eksternal tersebut rencananya akan mulai dikapalkan Samsung pada 20 Januari mendatang. 

Belum pasti apakah Indonesia juga menjadi salah satu negara yang disasar Samsung dengan SSD eksternal ini.

Selain kapasitas 1 TB yang dijual dengan harga 599 dollar AS (Rp 7,6 juta), terdapat juga kapasitas 250 GB dan 500 GB yang masing-masing dijual dengan harga 179 dollar AS (Rp 2,3 juta) dan 299 dollar AS (Rp 3,8 juta).

Related Posts:

BlackBerry Rio Ternyata Bukan Penerus Z30

KOMPAS.com - Selama ini beredar desas-desus bahwa BlackBerry Rio merupakansmartphone high-end penerus Z30 yang bakal meluncur di awal 2015 ini. Ternyata dugaan tersebut tak terwujud. 

Sebuah bocoran terbaru mengungkapkan bahwa smartphone ini ternyata hanya mengusung spesifikasi hardware untuk perangkat kelas menengah. 

Seperti dilansir KompasTekno dari N4BB, Selasa (23/12/2014), Rio merupakan evolusi dari proyek Manitoba.  Sebelumnya, proyek Manitoba tersebut merupakan sebutan untuksmartphone BlackBerry Z3 LTE. Namun proyek Manitoba itu disebutkan batal diluncurkan.

Rio akan memiliki spesifikasi yang lebih tinggi ketimbang Manitoba yang batal. Spesifikasi yang sudah terungkap saat ini berupa layar 5 inci, kamera 8 megapiksel,  dan baterai 2800 mAh. 

Pada dapur pacunya disematkan prosesor MSM 8960 dual-core 1,5 GHz dan RAM 2 GB, serupa dengan otak pemrosesan milik BlackBerry Classic yang baru diumumkan.

Soal dukungan untuk jaringan 4G, Rio sudah dibekali dengan konektivitas Penta –Band LTE serta 4G Hotspot. Penta-Band LTE berarti smartphone tersebut dapat digunakan pada jaringan LTE berfrekuensi 850, 900, 1900, 2100 dan 1700/2100 MHz.

Smartphone baru BlackBerry ini diperkirakan meluncur pada Februari 2015 mendatang dengan harga sekira 300 dollar AS atau setara Rp 3.7 juta.

Related Posts:

Operator Siap Bantu Program Pitalebar Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Program Rencana Pitalebar Indonesia (RPI) yang bertujuan membangun koneksi internet kecepatan tinggi di seluruh Nusantara dalam periode waktu 2015 hingga 2019 mendapatkan dukungan dari operator telekomunikasi Tanah Air.

Plt. Direktur Utama Telkom Indra Utoyo, misalnya, mengatakan bahwa pihaknya telah memasukkan program RPI dalam rencana bisnis 2015. Dari belanja modal 2015 Telkom sebesar Rp 20 triliun, dana sebanyak Rp 1,7 triliun akan dialokasikan untuk mendukung RPI.

“Kami siap membangun, asalkan ada insentif dan dukungan dari pemerintah,” kata Indra usai acara forum diskusi Indotelko di Balai Kartini, Jakarta, (11/12/2014). 

Dia menambahkan bawa operator telekomunikasi memiliki peranan besar dalam RPI sebagai pendukung akses, backbone, dan konten untuk menjalankan ekosistem.

Di samping Telkom, operator seluler XL Axiata juga menyatakan kesiapannya mendukung RPI. “Kami siap support dengan pembangunan 3G dan 4G di area-area yang padat, juga kabel fiber optik,” kata Presiden Direktur XL Axiata Hasnul Suhaimi.

RPI diperkirakan bakal membutuhkan biaya sebesar Rp 278 triliun. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengaku belum menentukan pembagian biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah dan operator telekomunikasi.

“Pemerintah harus drive apakah insentif operator, atau kerjasama swasta dengan pemerintah, atau dari APBN,” ujar Rudiantara.

Rudiantara berharap RPI bisa memberikan akses internet berkecepatan tinggi untuk semua warga Indonesia, paling tidak sebesar 1 Mbps untuk akses mobile, terutama untuk wilayah Indonesia Timur yang disebutnya membutuhkan dukungan dari segi backbone

Adapun penetrasi fixed broadband di gedung-gedung daerah perkantoran diharapkan bisa mencapai 100 persen dengan kecepatan koneksi sebesar 1 Gbps.

Related Posts:

Alasan Telkomsel Galang "Aliansi Android"

JAKARTA, KOMPAS.com - Program aliansi yang diprakarsai Telkomsel, Android United bertujuan menggiring pelanggan yang masih menggunakan feature phone untuk beralih ke smartphone. Alasannya, jumlah pengguna smartphone di pelanggan Telkomsel disebutkan masih tergolong rendah.

"Penetrasi smartphone (pelanggan) Telkomsel masih kurang dari 50 persen," kata Rini Widaryani, VP Prepaid & Broadband Marketing Telkomsel saat acara peluncuran Telkomsel Android United di Jakarta, Selasa (2/12/2014).

Meski demikian, tren penggunaan smartphone oleh pelanggan Telkomsel terus meningkat. "Secara year on year, pelanggan Telkomsel yang mengunakan smartphonenaik sebesar 70 persen," demikian ujar 

Telkomsel Android United diakui Ririn menyasar pengguna yang belum menggunakansmartphone. "Karena itu harus ada campaign-nya," ujar Ririn.

Dengan mengajak beralih ke smartphone, Telkomsel menjanjikan pelanggannya pengalaman yang lebih menarik, karena selain didukung oleh 17 vendor Android di Indonesia, juga didukung oleh jaringan broadband Telkomsel yang sudah tersebar di lebih dari 300 kota di Indonesia.

Platform Android sendiri dipilih oleh Telkomsel karena basis penggunanya di Indonesia cukup besar, banyak vendor yang memasarkan smartphone Android dari segmen low-endhingga premium. Selain itu, ekosistem Android juga sudah matang dengan tersedianya banyak aplikasi di Google Play Store.

Program Telkomsel Android United adalah program bundling paket data yang menarik antara Telkomsel dengan 17 vendor smartphone Android baik global maupun lokal, sehingga melengkapi pengalaman pelanggan dalam menggunakan smartphone Android.

Paket yang dimaksud adalah data sebesar 4,5 GB yang bisa ditebus dengan Rp 30.000. Pelanggan paket juga bisa menggunakan aplikasi chat seperti Blackberry Messenger (BBM), Whatsapp, dan Line secara gratis, tanpa memotong kuota mereka.

Telkomsel menggandeng 17 produsen ponsel yang sudah meluncurkan produk di pasar Indonesia. Produsen yang terlibat dalam aliansi TAU ini meliputi Samsung, LG, Sony, HTC, Lenovo, Acer, Huawei, Speedup, TiPhone Mobile, SPC, Cyrus, Advan, Mito, Evercoss, Alcatel, Nexian, dan Maxtron.

Related Posts:

IBM Perkenalkan Aplikasi Email IBM Verse

KOMPAS.com - IBM memperkenalkan aplikasi email yang dimaksudkan untuk pengguna korporasi. Aplikasi ini disebut menggabungkan fungsi analitik dan kolaborasi sosial. 

Aplikasi bernama IBM Verse disebut berbagai sarana berinteraksi – via email, rapat, kalender, berbagi  berkas, pesan instan, chat video, social update, dan lain-lain – dalam sebuah lingkungan kolaborasi. 

IBM menyebutnya sebagai sistem pesan pertama yang dilengkapi 'faceted search’, yang memungkinkan pengguna untuk menemukan dan mengambil informasi yang mereka butuhkan dari semua konten melalui email mereka. 

IBM Verse menggunakan analitik built-in untuk menyediakan sebuah pandangan sekilas yang secara pintar menampilkan tindakan kita yang paling penting pada hari tertentu. 

Pelanggan yang menggunakan IBM Verse bisa menanamkan fitur Watson, sehingga dapat bertanya kepada Watson tentang topik tertentu. Dengan demikian, IBM Verse plus Watson bisa menjadikan aplikasi ini sebuah asisten pribadi bagi pengguna.  

IBM Verse dirancang untuk menyelesaikan berbagai masalah terkait email. Meski merupakan alat yang berguna, email juga sering jadi sumber sakit kepala.

Analis industri TI memperkirakan ada 108 milyar email pekerjaan dikirim setiap hari; mengharuskan karyawan untuk memeriksa inbox mereka 36 kali dalam satu jam. Tapi, diperkirakan hanya 14% dari email tersebut benar-benar penting. 

"Dengan IBM Verse, kami menantang tim perancang kami untuk secara keseluruhan mengubah pengalaman kolaborasi sosial dengan berfokus pada keterlibatan antar manusia dan hasil akhirnya, bukan pada pengelolaan pesan dan inbox," tutur Bob Picciano, Wakil Presiden Senior, IBM Information and Analytics Group, dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Minggu (23/11/2014).

Versi beta IBM Verse tersedia untuk pelanggan dan mitra tertentu di November 2014. Versi freemium, yang dihantarkan melalui IBM Cloud Marketplace, akan tersedia di kwartal pertama 2015. 

IBM Verse juga akan ditawarkan sebagai sebuah aplikasi untuk iOS maupun Android.

Related Posts:

Diskusi Pemasaran "Mobile" Digelar di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkumpulan pelaku industri iklan Mobile Marketing Association (MMA) untuk pertama kalinya menggelar acara MMA Forum Indonesia 2014. Forum tersebut menjadi tempat berdiskusi tentang pemasaran di era mobile.

Dengan mengambil tema "Reimagining Mobile," MMA Forum 2014 fokus kepada pemberian pengetahuan kepada praktisi marketing mengenai cara efektif mengalokasikan sumber daya yang tepat untuk meningkatkan industri seluler.

"Dunia seluler telah memicu sebuah dunia yang baru, setiap obyek menjadi medium untuk menyampaikan pesan," demikian ujar Rohit Dadwal, Managing Director MMA Asia Pacific dalam sambutannya di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Menurut Dadwal, koneksi seluler kini menjadi sarana pribadi yang mampu menyediakan kesempatan untuk terhubung dengan konsumen secara lebih dekat, di tempat dan waktu yang tepat.

Sementara Haryati Lawidjaja, Vice President Digital Marketing Telkomsel yang juga menjadi salah satu pembicara, mengatakan mendukung digelarnya ajang seperti MMA Forum ini.
"Platform digital kalau mau berkembang harus kolaborasi, sharing, dan learning from each other, siapa tahu dari forum ini juga bisa membuka kerja sama," demikian ujar wanita yang akrab disapa Fey ini.

Selain Telkomsel, hadir sebagai pembicara dalam MMA Forum 2014 adalah perwakilan-perwakilan pelaku industri iklan dan seluler di Indonesia, di antaranya adalah Mindshare, Indosat, XL, Facebook, Kompas.com, dan banyak lagi.

Related Posts:

Bos Xiaomi Ungkap Nasib Mi3 di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum kemunculan Redmi 1S di Indonesia, produsengadget asal Tiongkok, Xiaomi, sebenarnya sudah memiliki smartphone andalan bernama Mi3 yang mengusung spesifikasi lebih mumpuni. Pertanyaan pun sering muncul mengenai niatan Xiaomi memasarkan Mi3 di Indonesia. 

Ketika hadir di acara perkenalan Redmi Note di Jakarta, Kamis (6/11/2014) kemarin, VP Global Xiaomi Hugo Barra sempat memberikan jawaban. 

"Tidak, Mi3 tidak akan dijual di Indonesia karena proses sertifikasi Mi3 di sini memakan banyak waktu," ujar Barra, mengacu pada proses sertifikasi Ditjen Postel. 

Dia tidak menerangkan lebih lanjut apa yang menjadi penyebab lamanya proses sertifikasi Mi3. Yang jelas, menurut Barra, penundaan itu membuat pihaknya berpikir ulang soal produk mana yang akan menjadi penanda kehadiran Xiaomi di Indonesia.

"Tadinya kami berdebat soal ponsel mana yang akan jadi produk perdana, Mi3 atau Redmi 1S. Tapi, kami pikir Mi3 akan sudah basi ketika berhasil tembus," lanjut dia.

Maka, Xiaomi pun memutuskan untuk memilih Redmi 1S sebagai produk pertama yang diluncurkan di Indonesia. Ponsel ini akan disusul oleh phablet Redmi Note yang akan masuk pasaran tanah air pada 13 November nanti. "Kami sengaja pasarkan satu-satu, agar waktu pemasaran konsumen fokus pada satu produk itu saja," kata Barra lagi. 

Ketimbang mengusahakan Mi3, dia mengatakan bahwa Xiaomi mungkin akan langsung merilis ponsel andalan berikutnya, Mi4, di Indonesia. Tapi Barra belum bisa menyebutkan tanggal pasti soal waktu kehadiran smartphone tersebut.

Mi3 sendiri sebenarnya bisa ditemukan di Indonesia, namun perangkat itu dijual lewat jalur lain, bukan melalui toko online Lazada yang menjadi rekanan resmi Xiaomi. Barra mengaku tak ambil pusing soal ini. 

Dia pun mengatakan layanan servis Xiaomi tetap bersedia memperbaiki unit Xiaomi Mi3 milik konsumen Indonesia dengan satu syarat, yakni negara asal pembelian aslinya bukan Tiongkok. 

"Ada kebijakan garansi internasional. Kami bisa memperbaiki di Indonesia asalkan Anda membeli Mi3 di negara-negara seperti Singapura, Malaysia, atau Filipina. Bukan Tiongkok karena itu sama saja dengan mendorong impor oleh pihak selain rekanan resmi," pungkas Barra.

Related Posts:

Pengguna XL Sudah Bisa Jajal 4G LTE

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator seluler, PT XL Axiata Tbk hari ini, Selasa (28/10/2014) meluncurkan uji coba layanan internet 4G LTE untuk pelanggannya. XL memberi nama layanan internet kecepatan tinggi ini dengan sebutan Real Mobile 4G-LTE (Long Term Evolution).

"Peluncuran layanan mobile 4G-LTE ini menjadi kado yang istimewa di ulang tahun XL yang ke-18, semoga dapat memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat," ujar Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi dalam acara peluncuran di Jakarta, Selasa.

Sebagai tahap awal, pengguna XL bisa mencoba layanan internet 4G LTE secara gratis hanya di beberapa wilayah di Jakarta, yaitu di Xplor Center Mall Kota Casablanca, Mall Central Park, dan Mall Senayan City. 

Secara bertahap, layanan internet kecepatan tinggi ini akan diperluas di beberapa wilayah lain di luar Jakarta.

Dalam menghadirkan layanan 4G-LTE, XL bekerjasama dengan penyedia jaringan Huawei dan Ericsson. XL mengklaim kecepatan layanan internet 4G-LTE-nya mencapai 100 Mbps. 

Hasnul menambahkan, uji coba yang dilakukan XL itu sesuai dengan program National Broadband Indonesia yang menargetkan dalam lima tahun ke depan, masyarakat Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain di dunia menikmati 4G LTE.

Uji coba yang dilakukan hingga 15 Mei 2014 ini juga berguna untuk mendapatkan masukan dari sisi pengalaman pengguna. "Secara teknis bagus, namun kami belum mengetahui bagaimana dari sisi pelanggan," demikian ujar Hasnul.

Menkominfo Rudiantara yang turut hadir dalam peluncuran uji coba layanan 4G-LTE oleh XL secara pribadi menyambut baik. Bahkan, Menkominfo juga menantang operator lain untuk menyelenggarakan layanan 4G-LTE.

"Menkominfo mendukung uji coba teknologi oleh operator-operator, tapi harus dikoordinasikan dengan pemerintah, karena industri telko sangat regulated," demikian ujar Rudiantara.

Related Posts:

Indonesia Butuh Banyak "Polisi Internet"

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia membutuhkan banyak "polisi internet" alias ahli teknologi informasi (IT) karena tuntutan perkembangan zaman yang banyak terhubung dengan internet (internet of everything), kata Managing Director Cisco Indonesia Sancoyo Setiabudi.

"Terkait sumber daya manusia, dunia IT semakin lama permintaannya semakin tinggi, pada kenyataannya negara kita masih kekurangan ahli IT. Jadi jika ahlinya saja terbatas, bagaimana bisa mewujudkan internet yang baik dan aman," kata Sancoyo di Jakarta, Selasa (14/10/2014), seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan bahwa hal ini juga tidak terlepas dari posisi Indonesia yang memiliki potensi yang sangat besar dalam berbagai macam hal termasuk internet.

"Bukan hanya karena Indonesia punya jumlah penduduk besar, tetapi juga pada kenyataannya pengguna internet di Indonesia berjumlah sekitar 71,2 juta orang, terbesar di Asia Tenggara," kata Sancoyo.

Menurut suatu penelitian, katanya, dalam 10 tahun ke depan, secara global "internet of everything" akan menimbulkan peluang bisnis yang nilainya bisa mencapai sekitar 19 triliun dolar AS.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan 167 institusi pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di kawasan Indonesia bagian timur.

"Program ini bertujuan meningkatkan sumber daya manusia di Indonesia terkait dengan dunia IT," katanya.

Ia mengatakan bahwa institusi pendidikan lainnya yang menginginkan program gratis ini juga harus menyediakan sumber daya yang baik, seperti sumber daya pendidik.

"Karena program yang baik tanpa adanya pendidik yang mumpuni, juga tidak akan berjalan lancar," ujarnya.

Cisco merupakan perusahaan yang memproduksi perangkat jaringan internet yang meliputi peralatan jaringan komputer dan komunikasi.

Related Posts:

"Smartwatch" HTC Batal Meluncur

KOMPAS.com — Produk jam tangan pintar dari HTC dijadwalkan meluncur dalam sebuah acara pada Rabu (8/10/2014). Namun, rencana tersebut dilaporkan urung terwujud. Rupanya produsen elektronik asal Taiwan itu masih belum pede dengan perangkat bikinannya.

"Tadinya kami berencana meluncurkan perangkat wearable kami minggu ini, tetapi ternyata kami belum siap," demikian ujar Head of HTC America, Jason Mackenzie, seperti dilansir KompasTekno dari Recode, (7/10/2014).

Senada dengan Mackenzie, Head of HTC Creative Labs, Drew Bamford, mengatakan bahwa jam tangan pintar bikinan perusahaannya saat ini belum bisa bersaing dengan produk lain, ataupun "layak" dipakai oleh pengguna.

"Banyak sekali perangkat wearable di pasar yang bisa dipakai untuk berbagai hal, tetapi dari sekian banyaknya itu, belum ada satu pun yang layak dipakai," ujar Bamford.
"Jika kami ingin hadir di pasar wearable, kami ingin memastikan bahwa produk kami memiliki nilai tawar yang kuat, dan benar-benar ingin dipakai oleh konsumen kami."

Menurut HTC, perusahaan akan mengumumkan strategi baru di segmen wearable deviceyang mencakup smartwatch pada awal tahun depan.

"Kami akan memikirkan lagi strategi yang akan kami gunakan untuk terjun di wearable, tetapi kami tidak ingin terburu-buru dan ingin melakukannya dengan benar," demikian kata Bamford. "Sejujurnya, belum ada perangkat wearable yang layak untuk dipakai saat ini."

Jam tangan pintar HTC sebelumnya sempat muncul dan beredar di internet, antara lain lewat akun Twitter @Evleaks. Belakangan, HTC membantah rumor bahwa foto yang beredar itu adalah perangkat smartwatch yang sedang mereka buat.

Related Posts:

Android L, Lollipop atau Lemon Pie?

KOMPAS.com - Google merayakan ulang tahun yang ke-16 pada Sabtu, 27 September lalu. Untuk merayakannya, Google seperti biasa memajang doodle di halaman depan situs pencariannya.

Selain doodle, Google juga menyebarkan foto kue ulang tahun ke akun jejaring sosial Google+ dan Twitter miliknya.

Ada yang menarik dari kue ultah Google tersebut. Alih-alih menaruh lilin di atas kue, Google justru menumpuk berbagai jenis permen. Salah satunya yang terlihat menonjol adalah permen lolipop.

Permen Lolipop berukuran cukup besar di atas kue ultah tersebut kemudian menjadi perbincangan karena dianggap berkaitan dengan nama Android versi berikutnya.

Seperti diketahui, Google telah nama Android versi berikutnya, kemungkinan versi 5.0 tanpa menyebutkan nama lengkapnya. Google hanya menyebut Android berikutnya adalah Android L.

Nah, "topping" kue ultah ke-16 Google tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa Android 5.0 akan mengusung nama Android Lollipop.

Google memang mempunyai tradisi menamai sistem operasinya dengan nama-nama makanan penutup yang diurutkan sesuai abjad.

Sebelumnya sempat beredar spekulasi bahwa Android L akan dinamai Lemon Meringue Pie. Nama ini muncul dari singkatan LMP yang muncul dalam firmware versi Android Open Source Project (AOSP). Lemon Meringue Pie memang biasa dijadikan sebagai hidangan penutup makanan.

Google seperti biasa tidak berkomentar soal spekulasi ini. Android L sendiri dikabarkan akan dipakai pertama kali oleh perangkat Nexus 6 dan Nexus 9 yang akan diluncurkan pada 15 Oktober mendatang.

Mana yang benar, Android Lollipop atau Android Lemon Meringue Pie?

Related Posts:

Acer Pasarkan Laptop Windows 8.1 Rp 3 Jutaan

KOMPAS.com - Menghadapi kondisi pasar notebook dan PC yang sedang turun, Acer Indonesia meluncurkan notebook murah dengan sistem operasi Windows 8.1 Genuine, atau asli. Laptop-laptop tersebut mulai dijual dengan harga Rp 3 juta.

Laptop-laptop tersebut diklaim Acer sebagai laptop Windows 8.1 Genuine dengan harga yang paling murah se-Indonesia saat ini. Selain menawarkan harga yang murah, laptop tersebut juga dilengkapi dengan garansi jasa 3 tahun.
Laptop hasil dari kerjasama Acer dengan Microsoft tersebut dilengkapi dengan beberapa fitur bawaan, seperti App Locker untuk mengontrol akses jenis file, serta fitur enkripsi perangkat untuk menjaga informasi berharga di laptop.

Acer memiliki tiga paket yang bisa dipilih, pertama adalah Acer Aspire V5-132, Aspire V5-132, dan Aspire E3-111. Ketiganya memiliki bobot 1,2 Kg dan dibanderol harga mulai dari Rp 3 juta.

Pilihan kedua, ada paket Aspire E5-411 14 inci dengan pilihan warna Piano Black dan Pearl White, lengkap dengan sistem operasi Windows 8.1 dan Bing serta bonus Skype gratis hingga 300 menit. Paket ini ditawarkan mulai dari Rp 4,5 juta .449.000.

Paket ketiga, Aspire E1-410 dan Aspire E1-422 (Dual Core) dengan opsi garansi penuh 3 tahun mencakup servis dan suku cadang. Harga paket ini mulai Rp 3,9 juta.

Related Posts:

BlackBerry Classic Mejeng Bareng BlackBerry Lawas

KOMPAS.com - Setelah Passport yang kabarnya akan diperkenalkan pada 24 September mendatang, BlackBerry berencana merilis model handset lain bernama BlackBerry Classic.

Belakangan, perangkat yang pertama kali muncul ke publik pada Juni 2014 ini kembali mengemuka dalam rangkaian foto yang dilansir oleh CrackBerry.
Weibo.com BlackBerry Classic (kanan) disandingkan dengan BlackBerry Porsche Design P'9981
Di dalamnya tampak BlackBerry Classic disandingkan dengan sejumlah model handset BlackBerry terdahulu, seperti Bold 9900, Q10, dan Porsche Design P'9981.
Dibanding model-model smartphone sebelumnya itu, BlackBerry Classic tampak bongsor dengan layar 3,5 inci berbentuk persegi (aspect ratio 1:1).

BlackBerry Classic dinamai demikian karena perangkat ini mengusung sabuk navigasi di bawah layar yang berisi trackpad, serta tombol-tombol panggilan, menu, dan "escape" seperti model-model lama dengan sistem operasi sebelum BlackBerry OS 10.

CEO BlackBerry John Chen mengatakan bahwa BlackBerry Classic yang turut dilengkapi keyboard QWERTY ini ditujukan untuk para "loyalis" BlackBerry yang merasa kehilangan sabuk navigasi setelah fitur itu dihapus pada model-model handset terbaru BlackBerry.

BlackBerry Classic sendiri kabarnya akan diperkuat prosesor Qualcomm Snapdragon S4 1,5 GHz, RAM 2GB, dan sistem operasi BlackBerry OS 10.3. Perangkat ini disinyalir akan resmi meluncur pada November mendatang dengan harga yang lebih murah dibanding BlackBerry Passport.
Weibo.com
BlackBerry Classic

Related Posts:

Android Cyanogen OnePlus Tak Lagi Pakai "Invite"

KOMPAS.com - Cyanogen akan mengubah cara distribusi smartphone buatannya, OnePlus. Sistem pembelian dengan menggunakan undangan (invitation) akan digantikan dengan sistem pre-order.

Smartphone OnePlus produksi Cyanogen memang banyak diminati, namun untuk mendapatkannya, pelanggan diwajibkan untuk mendaftar atau mendapat undangan (invite) dari teman lain yang sudah memilikinya terlebih dahulu.

Karena metode invitation itu, OnePlus mendapat kritikan dan dianggap terlalu meng-eksklusifkan smartphone-nya.

Dikutip dari Digital Trends (29/8/2014), dalam situs Reddit, salah satu anggota tim OnePlus mengatakan sedang membuat sistem pre-order yang diharapkan sudah selesai pada Oktober.

Dengan membuat sistem pre-order, maka OnePlus akan menghentikan metode distribusi dengan sistem invite dan tak lagi membatasi smartphone uniknya itu.

Smartphone OnePlus mendapat minat yang tinggi karena desain inovatif yang dibuat oleh tim CyanogenMod. Mereka mengutak-atik OS Android sehingga bisa berjalan optimal di perangkatnya.

CyanogenMod juga membuat custom ROM untuk beberapa versi OS Android yang digunakan smartphone-smartphone populer, seperti lini Samsung Galaxy S, Sony Xperia, dan HTC One.

Related Posts:

Begini Cara Akses Google Street View Indonesia

KOMPAS.com - Layanan Google Street View sudah memiliki rekaman foto-foto untuk sejumlah area di empat kota di Indonesia mulai hari ini, Kamis (21/8/2014).

Sejumlah jalanan di Jabodetabek, Surabaya, Bogor, dan Bali kini bisa dijelajahi secara virtual melalui layanan pemetaan Google ini.

Untuk mengakses fitur Street View dari PC desktop atau laptop, buka alamathttp://maps.google.com melalui Firefox, Chrome, atau browser lain. Ketik nama kota atau lokasi yang ingin dikunjungi.

Pada sudut kanan bawah terdapat pilihan menu "Street View" dengan simbol figur manusia berwarna kuning. "Drag" boneka kuning tersebut dan lepas ke area yang ingin Anda jelajahi.

Cara lain, klik jalan yang dimaksud dan nama jalan akan dimunculkan di pojok kiri atas halaman Google Maps beserta menu Street View di samping kanannya. Untuk melihat area di sekitar jalan tersebut, klik foto yang bertulis "Street View".

Google
Menu Google Street View di browser PC Desktop
Akses dari smartphone

Selain melalui browser di PC atau laptop, fitur Street View juga bisa diakses melalui perangkat mobile dengan sistem operasi Android atau iOS.

Untuk mengaksesnya, pengguna Android/iOS cukup membuka aplikasi Google Maps di perangkat Android, lalu memilih suatu jalan di peta tersebut.

Tekan dan tahan agak lama di area yang ingin dilihat hingga sebuah pin merah ikon Google Maps muncul (Dropped Pin).

Nama jalan yang dimaksud akan ditampilkan di bagian bawah layar. Klik nama jalan tersebut, bila areanya terekam Street View akan muncul foto dengan tulisan "Street View". Klik foto tersebut dan Anda bisa mulai menjelajah jalanan dan melihat-lihat area di sekitarnya.

Google
Layanan Google Street View sudah memiliki database jalanan di Ibu Kota Jakarta.

Related Posts:

Samsung Perkenalkan Galaxy Tab Q

KOMPAS.com - Akhir minggu lalu, Samsung memperkenalkan sebuah gadget baru, Galaxy Tab Q. Perangkat ini merupakan tablet berukuran 7 inci yang turut dilengkapi dengan pengeras suara, mikrofon, dan kemampuan voicecall. 

Dengan kata lain, sebagaimana dilansir oleh BGR, meski berukuran bongsor, Galaxy Tab Q bisa dipakai untuk menelepon serta mengirim SMS. Tablet tersebut tak ubahnya sebuah smartphone dengan layar yang sangat besar.

Dilihat dari daftar jeroan hardware yang tertanam di dalamnya, Galaxy Tab Q termasuk perangkat kelas menengah. 

Spesifikasinya mencakup layar 7 TFT 7 inci (1280x720) prosesor quad-core berkecepatan 1,2 GHz, RAM sebesar 1,5 GB, slot micro-SD, GPS, dukungan NFC, Bluetooth, serta kamera 8 megapixel dan 2 megapixel. 

Kapasitas baterainya termasuk kecil untuk ukuran tablet, yakni 3.200 mAh. Seperti dua saudaranya, Note 3 dan Tab S, Galaxy Tab Q memiliki sisi belakang yang dilapis material kulit palsu.

Galaxy Tab Q disinyalir menjalankan sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean. Perangkat ini diluncurkan di Tiongkok melalui operator seluler China Mobile dan China  Unicom. 

Belum diketahui apakah Samsung akan merilis Galaxy Tab Q di wilayah pasar lain atau tidak.

Related Posts:

Samsung Luncurkan Toko Aplikasi Android

KOMPAS.com - Samsung meneruskan usaha mengambil sebagian “kue” dari toko aplikasi Google Play Store.

Raksasa elektronik Korea Selatan itu minggu lalu meluncurkan Galaxy Apps Store, toko aplikasi Android miliknya sendiri yang menyediakan judul-judul eksklusif untuk para pemilik perangkat Samsung Galaxy.

Sebenarnya Samsung telah memiliki toko aplikasi bernama Samsung Apps. Galaxy Apps Store yang baru diluncurkan merupakan re-branding dari toko aplikasi sebelumnya itu.

“Sebuah peningkatan dibanding pendahulunya, Samsung Apps, toko aplikasi yang baru memberikan kustomisasi lebih luas untuk para pemilik perangkat mobile dan akan menjadi platform untuk menawarkan berbagai promosi dan diskon,” tulis Samsung dalam sebuah pengumuman yang dikutip oleh The Inquirer.

Samsung menyebutkan bahwa Galaxy Apps Store menyediakan “ratusan” aplikasi yang didesain khsus untuk perangkat Galaxy macam Galaxy S5 dan Galaxy S5 Mini.

Aplikasi-aplikasi itu dibagi menjadi tiga kategori untuk para pemilik ponsel Galaxy, yaitu Galaxy Gifts, Galaxy Essentials, dan Galaxy Specials.

Galaxy Apps Store mulai digulirkan menjelang akhir minggu lalu dan sudah bisa diakses di beberapa wilayah dunia, termasuk Indonesia.

Related Posts:

HP Tawarkan Solusi TI “Gaya Baru”

MUMBAI, KOMPAS.com - Perusahaan teknologi Hewlett-Packard (Hewlett-Packard) siap mendukung segmen korporasi dan pemerintahan untuk menyesuaikan diri dengan teknologi informasi “gaya baru” yang kini fokus pada empat pilar, yaitu big data, komputasi awan, mobilitas, dan keamanan.

Layanan yang disediakan HP ini disebut Advisory Services. Mereka menyediakan konsultasi end-to-end, perencanaan strategi TI, arsitektur perusahaan, tata kelola TI, manajemen perubahan organisasasi, modernisasi aplikasi, dan roadmap yang dapat diterapkan.

Menurut Senior Vice President HP Enterprise Services Asia Pacific and Japan, Bruce Dahlgren, korporasi dan pemerintahan harus mengubah infrastruktur teknologi informasi tradisional menuju infrastruktur baru yang lebih canggih, namun fleksibel dan dapat menekan biaya.

Karena, pada akhirnya, korporasi dan pemerintahan semakin mendapat tekanan dari industri dan pelanggan yang memaksa mereka melakukan peningkatan teknologi.

“Jika ingin sukses menyediakan layanan, mereka harus menuju teknologi gaya baru yang sesuai dengan kebutuhan dan memberikan efek bisnis yang nyata,” kata Bruce dalam acara HP Media Summit 2014 di Mumbai, India, Rabu (2/7/2014).

Menurut lembaga riset IDC, peningkatan teknologi untuk mengatasi masalah big data, komputasi awan, mobilitas, dan keamanan, memiliki dampak sangat besar di seluruh sektor industri. Oleh karena itu, korporasi dan pemerintahan harus menyediakan dana untuk mengatasi masalah itu.

Pada 2020, IDC memperkirakan industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Asia Pasifik (kecuali Jepang) akan mengeluarkan dana hampir 900 miliar dollar AS, dengan lebih dari 55 persen di antaranya berasal dari teknologi dan solusi yang menggerakkan keempat pilar di atas.

Solusi teknologi empat pilar itu sebenarnya menjadi isu hangat sejak beberapa tahun lalu. Namun, HP merasa perlu mengkampanyekan istilah solusi teknologi "gaya baru" agar korporasi dan pemerintahan beranjak dari pola tradisional untuk menghadapi masa depan.

Related Posts: